Senin, 17 September 2012

Uniknya Baju Etnik Berenergi



     Bahan etnik dan tradisional khas Indonesia memang tengah naik daun. Banyak desainer Indonesia yang berlomba-lomba berkreasi dengan menggunakan batik, tenun dan bahan lainnya. Salah satu desainer yang juga mengikuti tren membuat busana etnik ini adalah Mohammad Saian Mukti atau yang dikenal dengan Dr. Ian. "Kain-kain etnik ini sengaja saya piliih untuk lebih mempopulerkan penggunaannya di tanah air dan bisa go international," tukas pria yang berprofesi sebagai dokter kecantikan ini kepadaKompas Female dalam acara peluncuran koleksi terbarunyaFlock Energy by Dr. Ian di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.
     Kain-kain tradisional seperti kain tenun memang jarang digunakan karena memiliki tekstur bahannya yang terlalu tebal, berat, dan kaku. Namun, dalam koleksi terbaru Flock Energy, Ian memadukannya dengan beberapa kain lain seperti bahan denim, sutera, kaus, dan katun. Sehingga kain tenun atau batik ini tampil sebagai aksen yang ditambahkan pada busananya. Bahan tenun yang digunakannya ini diperoleh dari Makassar, Nusa Tenggara, dan beberapa daerah lain di Indonesia. Selain itu, ia juga menggunakan kain batik dari Jawa Tengah seperti batik lurik.
     "Tema yang diambil adalah habis gelap terbitlah terang. Ini menunjukkan keragaman masyarakat Indonesia dengan segala tingkah lakunya," tambahnya. Dalam show ini ia menghadirkan 20 outfit untuk laki-laki dan perempuan. Dalam koleksi pertamanya, ia banyak menghadirkan busana dengan warna yang cenderung gelap seperti coklat, hitam, abu-abu, ungu, dan lain-lain. Disusul, kombinasi warna busana yang dominan cerah seperti hijau, pink, kuning, orange, merah, cokelat terang, dan lain-lainnya dipadukan dengan berbagai aksen etnik yang membuatnya terlihat bergaya lebih formal dan muda.
     Sebagian besar koleksi Dr. Ian ini didominasi dengan model cardigan semi formal yang agak longgar dan berpipa besar di bagian tangannya. Selain itu, ia juga menghadirkan desain jaket, blazer, dan blus kerah shanghai yang dipadukan dengan rok tenun, legging ataupun celana panjang. Sedangkan untuk sentuhan busana prianya, ia banyak berkreasi dengan menciptakan baju koko dan jaket.
Baju berenergi
     Ada satu yang membedakan koleksi busana Dr. Ian dengan desainer lainnya. Semua koleksi busana rancangannya ini diklaim mengandung energi yang bisa membantu melancarkan peredaran darah dan sistem keseimbangan tubuh.Natural vibration ini merupakan energi yang diberikan untuk membantu reaktivitasi metabolisme tubuh, sedangkansilver protector merupakan energi yang berfungsi sebagai anti bakterial sehingga bisa berfungsi sebagai anti iritasi kulit.
     Penggunaan setiap busana berenergi ini juga dipercaya Dr. Ian mampu menghilangkan berbagai penyakit seperti sakit kepala, dan keluhan penyakit lainnya. Bahkan dalam acara ini juga ditunjukkan kekuatan energi yang ada di dalam syal berenergi ini dengan tes keseimbangan dengan mengangkat satu kaki sembari diberi tekanan ke bawah. Diharapkan kekuatan energi yang ada di dalam baju ini bisa menyeimbangkan tubuh sehingga tidak membuat si pemakainya jatuh.
     "Setiap potong baju ini diberi tambahan energi natural vibration dan silver protector dengan teknologi dari Amerika dan Jerman," jelasnya. Proses penambahan energi dalam baju ini dimulai dengan memproses baju sampai selesai. Setelah baju siap, baju kemudian dimasukkan ke dalam ruangan yang mengandung energi natural vibration dan silver protector selama tiga hari. Ian juga mengklaim bahwa energi yang ada di dalam bajunya ini tidak akan hilang sekalipun dicuci dan digunakan berkali-kali.


0 komentar:

Poskan Komentar