Sabtu, 02 Juni 2012

Mengapa Warna Pasir Pantai Bisa Berbeda


     Bagi anda yang senang berlibur kepantai mungkin pernah mengalami melihat warna pasir pantai yang berbeda. Misalnya saja jika anda pergi kepantai Parangtritis maka anda akan menemukan pasir yang hitam. Hal ini akan berbeda jika anda pergi kepantai kuta yang memiliki pasir yang berwarna putih. Terlepas dari warna hitam dan putih, kira-kira tahukah anda mengapa warna pasir pantai bisa berlainan seperti itu.

     Pasir adalah material butiran dengan diameter antara 1/16 hingga 2 mm. gunung berapi yang merupakan produsen dari bebatuan besar dan kasar senantiasa memuntahkan material-material kasar dan berbongkah keluar perut bumi. Sejatinya semua jenis batuan termasuk pasir berasal dari sana. Ketika batuan-batuan padat tersebut keluar dari perut bumi, batuan tersebut akan mengalami terpaan angin, hujan bahkan es. Bebatuan tersebut akan terurai melalui akan terurai menjadi partikel-partikel yang lebih kecil. Partikel-partikel ini terus mengalami terpaan hingga ukurannya sangat kecil dan material inilah yang kita sebut pasir.

     Jadi sudah tahu kan sekarang bagaimana proses terbentuknya pasir ini. Kembali kepertanyaan awal, mengapa warna pasir bisa berbeda di lain tempat. Sebenarnya ini karena adanya perbedaan batuan pada setiap tempat. Jenis batuan yang berkapur seperti daerah gunung kidul, jelas akan memiliki pasir pantai yang berwarna putih, hal ini berbeda dengan beberapa daerah yang memiliki tanah alluvial yang cenderung memiliki pasir berwarna hitam.

     Pertanyaan terselesaikan. Jadi jangan bingung lagi apabila menemukan pasir pantai yang memiliki warna yang berbeda, tetapi perhatikan jenis batuan yang ada disekitar yang merupakan bahan awal pasir. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah pengetahuan.
 
Sumber: shvoong

0 komentar:

Poskan Komentar