Jumat, 29 November 2013

18 Jasad Ditemukan Dibunuh dengan Cara Eksekusi



Polisi Irak menemukan 18 jasad pria yang diculik dari rumah mereka dan kemudian dibunuh dengan cara dieksekusi di Baghdad. Tidak diketahui siapa di balik pelaku pembantaian ini.

Sebanyak 18 mayat itu ditemukan dengan luka tembakan di bagian kepala. Korban ditemukan di wilayah Meshahda yang merupakan wilayah dengan populasinya sebagian besar umat Muslim Sunni. 

Penemuan mayat ini adalah yang terbesar yang pernah ditemukan dalam kasus pembunuhan bergaya ekseskusi yang marak terjadi di Irak. Selain eksekusi, aksi kekerasan lain seperti pengeboman dan penembakan terhadap anggota keamanan dan warga sipil juga masih terjadi.

"Keluarga dari korban melapor kepada polisi ketika mengetahui sanak keluarganya hilang. Namun kami kemudian menemukan korban dalam keadaan tidak bernyawa," jelas pernyataan kepolisian Irak, seperti dikutipReuters, Jumat (29/11/2013).

Korban diculik dari rumah mereka pada Jumat 29 November 2013 pagi waktu setempat oleh sekelompok orang yang mengenakan seragam militer serta menggunakan enam kendaraan. Tidak jelas siapa pelaku kekerasan berdarah ini, tetapi wilayah tersebut biasa dihadapkan pada penculikan oleh militan berpakaian militer Irak.


Pembunuhan dengan gaya eksekusi juga terjadi pada Rabu 27 November 2013 lalu ketika polisi menemukan 13 jasad di sekitar Baghdad. Tidak ada bukti bahwa pembunuhan Rabu tersebut berkaitan dengan pembunuhan yang terbaru ini.


0 komentar:

Posting Komentar