Kamis, 09 Agustus 2012

Fakta Tentang Asma Bronkial


     Asma Bronkial merupakan salah satu dari jenis Asma. Asma bronkial biasanya disebabkan oleh alergi sistem pernafasan terhadap suatu zat sehingga menimbulkan sesak nafas. Yang pernah sakit asma pasti pernah merasakan tersiksanya bernafas ketika sedang asma. Penyakit asma adalah suatu keadaan dimana saluran nafas mengalami penyempitan karena hiperaktivitas terhadap rangsangan tertentu sehingga menimbulkan peradangan dan penyempitan pada saluran pernafasan.

     Asma bronkial ini termasuk jenis asma yang sering  terdengar dibandingkan dengan jenis asma yang lain. Bahkan penderita jenis asma bronkial ini merupakan yang terbesar didunia. Bahkan diperkirakan ada sekitar 300 juta orang yang  menderita asma bronkial ini. Di Indonesia sendiri diperkirakan ada sekitar 10 persen penduduk atau sekitar 12 juta orang mengidap penyakit asma bronkial ini.

     Penyakit asma bronkial ditandai dengan meningkatnya respon bronkus terhadap berbagai rangsangan dengan manifestasi adanya penyempitan jalan nafas yang luas dan frekuensinya dapat berubah-ubah baik secara spontan maupun secara bertahap yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

     Penyakit asma bronkial pada dasarnya tidak bisa diembuhkan tapi dapat dikendalikan, hal ini penting agar kita dapat melakukan pencegahan sebelum penyakit asma menyerang. Tindakan pengendalian ini dapat dengan menggunakan obat maupun melalui terapi.

PENGEN LAPTOP ATAU GADGET MURAH KLIK DISINI
PENGEN COBA BISNIS PULSA GRATIS KLIK DISINI
AYO DAPAT UANG GRATIS KLIK DISINI
CARI MOBIL BEKAS KLIK DISINI
PASANG IKLAN PROPERTI KLIK DISINI


     Untuk melalui terapi maka Pengobatan ini lazimnya disebut sebagai immunoterapi, adalah suatu sistem pengobatan yang diterapkan pada penderita asma/pilek alergi dengan cara menyuntikkan bahan alergi terhadap penderita alergi yang dosisnya dinaikkan makin tinggi secara bertahap dan diharapkan dapat menghilangkan kepekaannya terhadap bahan tersebut (desentisasi) atau mengurangi kepekaannya.

Sumber: dari berbagai sumber

0 komentar:

Posting Komentar