Kalimantan

Anak-kalimantan.blogspot.com menghadirkan berita dan info unik dari seluruh dunia. pastikan anda senang membaca untuk mengenal dunia.(Blog Dofollow)

Kalimantan Selatan (Pasar Terapung)

Anak-kalimantan.blogspot.com menghadirkan berita dan info unik dari seluruh dunia. pastikan anda senang membaca untuk mengenal dunia.

Kalimantan Tengah

Anak-kalimantan.blogspot.com menghadirkan berita dan info unik dari seluruh dunia. pastikan anda senang membaca untuk mengenal dunia.

Kalimantan Timur (Islamic Centre)

Anak-kalimantan.blogspot.com menghadirkan berita dan info unik dari seluruh dunia. pastikan anda senang membaca untuk mengenal dunia.

Kalimantan Barat (Tugu Khatulistiwa)

Anak-kalimantan.blogspot.com menghadirkan berita dan info unik dari seluruh dunia. pastikan anda senang membaca untuk mengenal dunia.

Tampilkan postingan dengan label luar angkasa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label luar angkasa. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 Desember 2012

Pemandangan arab Saudi Dari Luar Angkasa



     Mungkin Google Maps, Google Earth, Nokia HERE atau aplikasi peta digital lain juga mampu melakukan pemetaan tempat di suatu negara. Namun, pemetaan yang dilakukan oleh NASA Earth Observatory ini lebih terlihat nyata.

     Sebuah foto yang diambil dengan menggunakan kamera Nikon D3S dengan lensa 400mm ini menunjukkan suasana malam Riyadh, Arab Saudi secara jelas dan indah. Dalam situsnya, tim dari ISS Crew Earth Observations juga menambahkan penjelasan tempat-tempat penting seperti Princess Nora Bint Abdul Rahman University sampai dengan Riyadh Airbase.

     Walaupun banyak orang yang menganggap bahwa pemetaan tempat adalah suatu hal yang melanggar teritorial suatu negara namun menurut ISS National Lab, pemetaan seperti itu dapat membantu para astronom, ilmuwan dan peneliti untuk melakukan kajian ilmiah akan suatu tempat atau daerah.

     Dalam foto yang juga diunggah di NBC News (04/12) tersebut diambil pada tanggal 13 November lalu. Rencananya, dengan mengambil dasar pantauan dari angkasa tersebut, maka peneliti dari ISS Crew Earth Observations experiment and Image Science & Analysis Laboratory, Johnson Space Center dapat menentukan perkiraan pertumbuhan ekonomi, kemajuan suatu negara dan perkembangan penduduknya.

TIKET PESAWAT PROMO DAN TERMURAH INDONESIAKLIK DISINI 
DAFTAR AGEN TOUR DAN TRAVEL TERMURAH SEINDONESIA KLIK DISINI 
PENGEN LAPTOP ATAU GADGET MURAH KLIK DISINI 
PENGEN COBA BISNIS PULSA GRATIS KLIK DISINI 
AYO DAPAT UANG GRATIS KLIK DISINI
Sumber 

Rabu, 24 Oktober 2012

Cara Melaksanakan Shalat Di Luar Angkasa



     Sudah ada beberapa Astronot muslim yang mengangkasa ke luar angkasa. Contohnya  astronot muslim yang berasal dari Malaysia yang berangkat ke luar angkasa menumpang dengan pesawat rusia. Sebagai seorang muslim tentunya memiliki kewajiban untuk melaksanakan ibadahnya yaitu shalat. Ketika shalat warga muslim diharuskan untuk menghadap kepada kiblat atau ka’bah. Terus bagaimana caranya ketika para astronot muslim ini menentukan kiblat ketika diluar angkasa.
     Ada simbol persatuan yang diperlihatkan dalam ritual haji. Di mana jutaan orang shalat dengan serentak menghadap ke satu titik, Ka'bah. Namun bukan berarti menyembah batu kubus itu. Begitu pula yang dilakukan umat muslim di pelosok dunia. Shalat menghadap kiblat.

     Namun, shalat tak hanya dilakukan di Bumi. Penjelajahan manusia ke luar angkasa memungkinkan ibadah wajib umat Islam itu dilakukan di luar angkasa. Entah sebagai astronot mengemban tugas negara dan ilmu pengetahuan, atau sebagai turis.
     Lantas yang jadi pertanyaan, menghadap ke mana jika seorang muslim berada di luar Bumi?
     Pertanyaan itu pernah mengemuka saat astronot pertama asal Malaysia, Sheikh Muszaphar Shukor pergi ke luar angkasa 10 Oktober 2007 lalu, menumpang pesawat luar angkasa Rusia, Soyuz.
     Perjalanan Shukor ke luar angkasa selama enam hari di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) bertepatan dengan Bulan Ramadan. Ia seorang muslim taat yang ingin menunaikan kewajiban shalatnya tetap menghadap Mekah.
     Itu yang menjadi masalah, ISS yang mengorbit 220 mil atau sekitar 354 kilometer di atas permukaan Bumi, di mana kiblat berubah dalah hitungan detik. Arah Ka'bah bahkan bisa berubah 180 derajat hanya dalam sekali shalat.

     Lembaga Antariksa Malaysia, Angkasa langsung menggelar sebuah konferensi yang diikuti 150 ilmuwan Islam untuk memecahkan masalah ini. Hasilnya, panduan beribadah di ISS yang disetujui komisi fatwa negeri jiran, kiblat bisa ditentukan berdasarkan "peluang" para astronot. Prioritasnya, dari yang utama adalah: Ka'bah, proyeksi Ka'bah, Bumi, menghadap ke manapun.
     Jangankan tepat menghadap Ka'bah, menentukan proyeksinya pun tak semudah yang dibayangkan. Meski demikian, ibadah Shukor berjalan lancar. Ia bahkan menjadi muslim kesembilan yang membuktikan bahwa berada di angkasa bukan alasan untuk tak melaksanakan ibadah shalat, juga puasa Ramadan.
     Bahkan Shukor mengaku berjumpa dengan keajaiban. "Setiap orang yang berkesempatan ke luar angkasa akan merasakan sebuah keajaiban. Selama perjalananku yang bertepatan dengan Ramadan, aku seperti mendengar suara azan di Stasiun Luar Angkasa Internasional," kata dia dalam wawancara eksklusif dengan Anadolu Agency (AA).
     Dia menjelaskan, astronot lainnya tidak tahu tentang azan. "Tapi aku mendengar panggilan itu secara fisik, nyata. Anda mungkin tak akan terkekut jika mendapat pengalaman seperti saya ketika berada di luar angkasa, saat Anda merasa begitu dekat dengan Allah di setiap detiknya."
     Seperti halnya astronot lain, Shukor merasakan pengalaman spiritual saat melihat betapa kecilnya Bumi. Dan tak habis pikir bagaimana manusia bisa saling membunuh di dalamnya.
     Dari atas langit ia juga melihat dampak polusi udara, bagaimana dunia berubah secara negatif seperti lapisan ozon yang makin lama makin rusak dan bolong. 
     Sebelum Shukor menjejakkan kakinya ke luar angkasa. Sejarah mencatat, astronot muslim pertama mengangkasa pada 17 Juni 1985. Sultan Salman Al Saud, namanya,ikut dalam misi ruang angkasa STS-S1G menggunakan pesawat Discovery milik Amerika Serikat.
     Sementara Anousheh Ansari asal Iran menjadi wanita muslim pertama yang terbang ke luar angkasa.
     Pada 18 September 2006, beberapa hari setelah ulang tahunnya ke 40, dia terbang ke angkasa. Hebatnya, dia membiayai sendiri perjalanannya itu.

TIKET PESAWAT PROMO DAN TERMURAH INDONESIAKLIK DISINI 
DAFTAR AGEN TOUR DAN TRAVEL TERMURAH SEINDONESIA KLIK DISINI 
PENGEN LAPTOP ATAU GADGET MURAH KLIK DISINI 
PENGEN COBA BISNIS PULSA GRATIS KLIK DISINI 
AYO DAPAT UANG GRATIS KLIK DISINI

Jumat, 07 September 2012

Uniknya Melihat semburan Krakatau dari Luar angkasa



     Letusan gunung Krakatau dulu pernah mencengangkan dunia. Hingga sekarang pun masih tersisa anak Krakatau yang juga masih termasuk gunung aktif. Seperti baru-baru ini hari minggu,  tanggal 2  september 2012 Anak Krakatau kembali menggeliat. Ia sempat melontarkan lava pijar dengan ketinggian 200-300 meter. Getaran tremor pun terus terekam.  status gunung itu ditingkatkan menjadi Waspada.


     Tak hanya dipantau lekat Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), aktivitas Anak Krakatau tak lepas dari pengamatan dua satelit Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) yang mengorbit di atas Bumi: Earth Observing-1 (EO-1) dan Terra. 

     "Meski sebagian besar Krakatau menghilang dalam sebuah letusan raksasa tahun 1883 lalu, ia hidup kembali sebagai Anak Krakatau," demikian laporan yang dimuat dalam lamanEarth Observatory di situs NASA.

     Anak Krakatau muncul dari dalam lautan Selat Sunda pada 1927 lalu, dan terus meletus secara sporadis sejak saat itu. Ia sedang bertumbuh, terus mendekati ukuran induknya yang hancur berkeping. 

    Dan, awal September 2012, ia mulai "batuk". Beberapa kali Anak Krakatau menyemburkan lava dan abu, disertai tremor vulkanik. 

      Instrumen Advanced Land Imager (ALI) pada Satelit Earth Observing-1 (EO-1) merekam aktivitas Anak Krakatau pada Selasa 4 September 2012 pagi waktu setempat. 

     Citra satelit alam menunjukkan, aliran lava segar turun dari sisi tenggara Anak Krakatau. Aliran lava turun hingga perairan di dekatnya, memperpanjang garis pantai hingga 100 meter. 

     Foto satelit itu juga memberi gambaran, partikel cair dan padat  yang disemburkan gunung berapi itu, diduga membantu pembentukan awan yang melawan arah angin. 

     Sementara, Satelit Terra merekam kepulan besar abu yang disemburkan Anak Krakatau pada 3 September 2012. 

    Meski terbiasa dengan semburan dan goncangan Anak Krakatau, erupsi yang terjadi Minggu petang lalu dirasa tak biasa oleh warga yang menghuni pulau di sekitarnya. "Warga ada yang kaget karena semburannya besar, hingga 500 meter. Padahal kami sudah terbiasa dengan letusan dan goncangan Anak Krakatau," kata Chandra, warga Sebesi . Sebagian warga menduga, bakal terjadi tsunami. Isu yang lantas dibantah oleh PVMBG.


PENGEN LAPTOP ATAU GADGET MURAH KLIK DISINI
PENGEN COBA BISNIS PULSA GRATIS KLIK DISINI
AYO DAPAT UANG GRATIS KLIK DISINI
CARI MOBIL BEKAS KLIK DISINI
PASANG IKLAN PROPERTI KLIK DISINI